Dana Desa Digerogoti, Koman Koran Desak Kejatisu Periksa Plt Kadis PMD Dan Camat Se-Kabupaten Madina

Pakarnusantara.com-Madina | Santernya informasi terkait dugaan tindak pidana Pungutan Liar (Pungli) Dana Desa (DD) TA 2022 sebesar Rp 1.700.000, dengan dalih untuk pengamanan perkara Bimbingan Teknis (Bimtek) di Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut).

Hal ini membuat gerah Koalisi Mahasiswa Anti Korupsi dan Penindasan (Koman Koran), langsung menggelar aksi unjuk rasa damai di depan Gedung Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu), Senin (27/06/2022)

Dalam aksi tersebut, Mahasiswa yang tergabung dalam Dewan Pengurus Pusat (DPP) Koman Koran menyampaikan tuntutan agar Kejatisu segera melakukan pemeriksaan kepada Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) dan Camat se-Kabupaten Mandailing Natal.

Adapun tuntutan DPP Koman Koran yang disampailan pada aksi unjuk rasa depan Gedung Kejatisu ada sebanyak 6 poin yaitu,

1. Meminta Kejatisu untuk segera memeriksa Plt Kepala Dinas PMD Kabupaten Mandailing Natal terkait dugaan Pungli terhadap para kepala desa sebesar RP 1.700.000/desa se-Kabupaten Mandailing Natal melalui Camat dengan dalih untuk pengamanan di Poldasu terkait pelaksaan Bimbingan Teknis (Bimtek) kepala desa yang bermasalah pada Tahun Anggaran 2021.

2. Meminta Kepada Kejatisu untuk segera memeriksa Kepala Inspektorat Kabupaten Mandailing Natal terkait dugaan korupsi penggunaan Dana Desa Kabupaten Madina karena diduga lalai dalam melsaksanakan tugas selaku tim auditor Kabupaten Madina.

3. Meminta Kepada Kejatisu dalam hal ini Jamwas untuk segera memeriksa para oknum Kejari Mandailing Natal yang diduga terlibat korupsi dalam penggunaan anggaran Dana Desa di Kabupaten Mandailing Natal.
4.
5. Juga diminta kepada Kejatisu  untuk segera mengusut tuntas dugaan korupsi pengelolaan perpustakaan milik desa (pengadaan buku, honor, taman baca) senilai Rp.12.000.000/desa pada Tahun Anggaran 2021 dan pengadaan bibit untuk desa senilai Rp.25.000.000/desa pada Tahun Anggaran 2022 di seluruh desa se-Kabupaten Mandailing Natal yang diduga terkesan dipaksakan oleh oknum-oknum pejabat tinggi di Kabupaten Mandailing Natal.

5. Kejaksaan Tinggi Sumatera diminta untuk segera memeriksa Camat se-Kabupaten Mandailing Natal

6. Diminta kepada Kejatisu segera mengusut tuntas dugaan korupsi Anggaran Dana Desa Pastap, Desa Laru Baringin, Desa Laru Bolak, pada Kecamatan Tambangan, Desa Gunung Barani, Desa Adianjior, Desa Iparbondar, Desa Manyabar Jae Pada Kecamatan Panyabungan, Desa Muara Batang Angkola, Desa Sihepeng Sada, Desa Sihepeng Lima, Desa Pintu Padang Jae, Pada Kecamatan Siabu, Desa Tanjung, Desa Tanjung Julu, Desa Padang Laru, Desa Tebing Tinggi, pada Kecamatan Panyabungan Timur dan Desa Gading Bain, Desa Singengu Jae, pada Kecamatan Kotanopan, Desa Aek Botung pada Kecamatan Muara Sipongi Tahun Anggaran 2017-2020.

Tuntutan Mahasiswa yang tergabung dalam DPP Koman Koran yang dengan Kordinatornya, Ahmad Fauzi Nasution didampingi Kordinator Lapangan, Rahmad Suheil, diterima oleh petugas Kejatisu melalui Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP). (Red/MET7)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*