Ilustrasi sarapan

Enam Kebiasaan Buruk ketika Sarapan yang Ternyata Bisa Memperlambat Metabolisme

Pakarnusantara.com | Makanan dan minuman yang kita konsumsi merupakan bahan bakar dari tubuh kita untuk beraktivitas sehari-hari. Metabolisme yang dimiliki oleh tubuh kita mengubah apa yang kita konsumsi ini menjadi energi untuk tetap aktif.

Metabolisme tubuh yang normal atau cepat bisa sangat membantu tak hanya untuk memberi asupan energi namun juga untuk menurunkan berat badan. Sebaliknya, metabolisme tubuh yang lambat membakar lebih sedikit kalori sehingga hal ini tidak ideal terutama ketika kamu ingin menurunkan berat badan.

Terdapat banyak faktor yang bisa memengaruhi metabolisme seseorang. Beberapa hal yang bisa menjadi perhatian adalah kualitas dan kuantitas tidur, seberapa banyak olahraga yang dilakukan, tingkat stres, serta pola makan kita.

Pada pola makan, salah satu waktu makan yang memiliki pengaruh paling besar terhadap metabolisme adalah pada saat sarapan. Sayangnya, sejumlah kesalahan yang kita buat selama sarapan ternyata justru bisa memperlambat metabolisme pada tubuh kita.

Sejumlah kesalahan pada saat sarapan ini kerap kita lakukan tanpa disadari. Dilansir dari Eat This, berikut sejumlah kesalahan yang biasa dilakukan selama sarapan dan bisa memperlambat metabolisme.

Kurang Protein dan Tidak Sarapan

1. Kurang Konsumsi Protein

Kurang mengonsumsi protein terutama di pagi hari bisa sangat mempengaruhi metabolisme seseorang. Protein bisa membantu seseorang kenyang dalam waktu lebih lama sehingga sangat penting untuk menjaga atau mengurangi berat badan.

Protein juga memiliki efek langsung terhadap metabolisme dan bagaimana tubuh membakar kalori. Berdasar sebuah penelitian, diketahui bahwa konsumsi 0,5 gram protein setiap satu pon berat seseorang bisa mencegah melambatnya metabolisme setelah menurunkan berat badan.

2. Tidak Sarapan

Kesalahan yang banyak dilakukan seseorang di pagi hari adalah melewatkan atau melupakan sarapan.

“Walau banyak orang menganggap melewatkan sarapan ini lebih baik untuk metabolisme, namun hal itu tidaklah benar,” terang Amy Goodson, MS, RD, CSSD, LD, pakar nutrisi.

Berdasar penelitian terbaru yang dipublikasikan di jurnal Nutrients, diketahui bahwa tidak sarapan bisa mengganggu ritme sirkadian tubuh. Hal ini bisa berpengaruh buruk pada metabolisme serta kesehatan secara keseluruhan.

Sebagai contoh, Goodson mengibaratkan sistem metabolisme sebagai api yang perlu terus dijaga nyalanya. Sarapan bisa menjadi awal untuk menyalakan “api” ini agar bisa terus membakar sepanjang hari.

Hanya Makan Sedikit dan Terlalu Banyak Gula

Ilustrasi

3. Sarapan Sedikit

“Banyak orang berpikir mereka harus mengonsumsi makanan ringan selama sarapan dan menyimpan kalori sepanjang hari. Sayangnya, hal ini tidak baik untuk metabolisme,” terang Goodson.

Dibanding makan yang ringan dan sedikit di pagi hari, diisarankan untuk sarapan dalam jumlah besar dan mengenyangkan pada pagi hari.

“Ketika seseorang memulai hari dengan serat yang tinggi, sarapan tinggi protein, mereka cenderung makan lebih sedikit di malam hari serta terhindar dari keinginan makan malam hari,” jelas Goodson.

4. Terlalu Banyak Gula

“Ketika kamu terlalu banyak mengonsumsi tambahan gula pada pagi hari, gula darah akan meningkat,” terang Lisa Young, PhD, RDN, pakar nutrisi.

Gula tambahan terutama dalam bentuk minuman manis diketahui bisa memperlambat metabolisme.

“Sarapan yang paling sehat untuk metabolisme adalah yang menggabungkan berbagai nutrisi dan menciptakan pasangan yang tepat,” terang Young.

“Sebagai contoh, tambahkan protein, karbohidrat sehat, serta lemak baik,” sambungnya.

Kurang Air dan Terlalu Banyak Karbohidrat

5. Kurang Air

Kebiasaan buruk lain ketika sarapan adalah kurang minum air. Kecukupan air merupakan hal yang penting terutama di pagi hari demi metabolisme tubuh yang baik.

“Tubuh membutuhkan air untuk berfungsi pada tingkat sel, sehingga ketika kamu mengalami dehidrasi, metabolisme akan menurun,” terang Kaleigh McMordie, MCN, RDN.

“Pastikan untuk tetap minum baik berupa air putih, kopi, teh, atau jus pada saat sarapan. Untuk hasil yang lebih baik, minum segelas air putih setelah bangun tidur untuk mencegah dehidrasi,” sambungnya.

6. Hanya Mengonsumsi Karbohidrat

Hal lain yang juga perlu diperhatikan adalah jangan hanya mengonsumsi karbohidrat saja saat sarapan karena bisa membuat gula darah melonjak. Dalam waktu lama, hal ini bisa berujung pada diabetes.

Walau karbohidrat bisa menjadi energi, namun hanya mengonsumsi karbohidrat bisa membuat gula darah naik dan turun secara drastis. Sangat disarankan untuk menyeimbangkan karbohidrat ini dengan protein pada saat sarapan.

“Protein bisa membuatmu cepat kenyang dan tetap kenyang dalam waktu lama, dibandingkan dengan karbohidrat dan lemak, protein lebih lama untuk dicerna,” terang Goodson.

Sejumlah kesalahan tersebut adalah hal yang kerap kita lakukan pada saat sarapan. Jika kamu berusaha menurunkan atau menjaga berat badan, berbagai hal tersebut perlu sangat diperhatikan.

Sumber : Merdeka/RWP
Editor: Admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*