GMNI Jatim Mendesak Reformasi Total Polri

Pakarnusantara.com – Jatim |

Beredarnya kabar terkait penangkapan Kapolda Jawa Timur Irjen Pol. Teddy Minahasa yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolda Sumatera Barat. Dia kemudian ditunjuk menjadi Kapolda Jawa Timur menggantikan Irjen Pol. Nico Afinta. Penangkapan tersebut lantaran Tedy Minahasa tersandung kasus narkoba sehingga Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengganti Kapolda Jawa Timur tersebut digantikan oleh Irjen Toni Harmanto yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolda Sumatera Selatan

Kejadian tersebut mendapatkan respon dari Dewan Pimpinan Daerah Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPD GMNI) Jawa Timur Bung Fathul Bari, M.Pd. Ia mengatakan bahwa di dalam institusi Polri sudah tidak sehat. ” Di dalam tubuh institusi Polri sudah tidak sehat. Seharusnya Polri yang memberantas Narkoba malah seorang Polisi yang menjabat sebagai Kapolda tersandung kasus narkoba. Harusnya Kapolri lebih jeli dalam memandatkan tugas.” Tegas Bari

Bari menambahkan “Tidak hanya kasus ini saja, namun ada lagi tragedi Kanjuruhan yang menjadi kasus dunia dan masih banyak kasus-kasus lainnya akibat kebrutalan Polri yang mengakibatkan kehilangan nyawa. Contohnya kasus Ferdi Sambo yang menewaskan Brigadir Polisi Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J dan masih ada banyak kasus akibat brutalnya Polri sepanjang 2019-2022. Aksi brutal Polri perlu ditindaklanjuti oleh pihak berwenang. Pemerintah harus bertanggung jawab”.

Alumni Pascasarjana Pendidikan Geografi Universitas Negeri Malang (UM) ini juga menegaskan Polri harus direformasi total. “Perlu pembaharuan secara total di dalam institusi Polri. Polri sebagai aparat penegak hukum perlu direformasi secara total oleh Presiden Joko Widodo agar Polri kembali dapat dipercaya oleh masyarakat.” Pungkasnya.

( Red/Min2 )

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*